Tanjungbalai,Sumut-Guna memastikan situasi perairan tetap kondusif, Sat Polairud Polres Tanjung Balai terus mengintensifkan patroli rutin dan pembinaan masyarakat perairan Pada Minggu (22/2/2026).
Personel kepolisian menyisir wilayah hukum perairan Tanjung Balai untuk mencegah masuknya barang ilegal serta memberikan imbauan keselamatan bagi para nelayan.
Patroli Pengawasan Barang Ilegal
Menggunakan Kapal Patroli II-1023 yang diawaki oleh Aiptu Holid dan Aipda Juanda, petugas melakukan pengawasan ketat terhadap kapal-kapal yang melintas. Fokus utama patroli ini adalah mencegah potensi tindak pidana seperti pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal, penyalahgunaan BBM, peredaran narkoba, hingga penyelundupan barang-barang terlarang lainnya.
Sekitar pukul 14.01 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kapal nelayan tanpa nama yang dinakhodai oleh saudara Indra. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di koordinat N 2° 58' 8.9268" dan E 99° 48' 27.4968" tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum. Kapal diketahui hanya bermuatan ikan hasil tangkapan dari laut menuju Tanjung Balai.
Selain melakukan pemeriksaan, personel Sat Polairud juga aktif berdialog dengan masyarakat nelayan sampaikan beberapa poin pesan.
Pesan Kamtibmas dan Keselamatan
Beberapa poin penting yang ditekankan oleh petugas di antaranya Nelayan diimbau untuk selalu mengecek kondisi mesin dan fisik kapal serta berdoa sebelum berangkat.
Petugas juga Mengingatkan keluarga nelayan agar tidak terjerumus dalam lingkaran narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar dan Mengajak nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak mudah terprovokasi berita bohong (Hoax) di media sosial.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyatakan bahwa situasi perairan Tanjung Balai dalam 1x24 jam terakhir terpantau aman dan kondusif.
"Kami ingin memastikan para nelayan merasa aman saat mencari nafkah. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang kooperatif selama pemeriksaan. Segera lapor ke petugas jika melihat hal yang mencurigakan di perairan," ungkapnya.
