Kerja Keras Wabup Rokan Hilir Berbuah Hasil, Tahap Survei Akhir Program Kampung Nelayan Resmi Rampung



Rokan Hilir — Upaya dan kerja keras Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, BBA, MBA, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam memperjuangkan Program Kampung Nelayan akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Setelah melalui proses panjang koordinasi dan persiapan, tahap survei terakhir Program Kampung Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia telah resmi selesai dilaksanakan. Selasa 3 Februari 2026.


Survei tersebut merupakan tahapan krusial dalam menentukan kelayakan lokasi Kampung Nelayan yang diusulkan oleh Kabupaten Rokan Hilir, menyusul kunjungan kerja Wakil Bupati Jhony Charles dan Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir Basiran Nur Efendi ke KKP beberapa waktu lalu.


Wabup Jhony Charles menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perangkat daerah, tim teknis, hingga kelompok nelayan yang telah bekerja kompak dan cepat dalam menindaklanjuti arahan KKP.


“Alhamdulillah, kerja keras kita bersama akhirnya membuahkan hasil. Tahap survei terakhir Kampung Nelayan sudah selesai. Ini adalah langkah penting menuju realisasi pembangunan Kampung Nelayan di Rokan Hilir,” ujar Jhony Charles.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan melewati tahapan survei ini tidak terlepas dari kerja kolaboratif lintas sektor, termasuk kesiapan lahan, kelengkapan dokumen, serta dukungan penuh dari masyarakat nelayan setempat.


Lebih lanjut, Wabup berharap Program Kampung Nelayan nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, baik dari sisi peningkatan ekonomi, kesejahteraan nelayan, maupun penguatan sektor perikanan daerah.


“Harapan kita, Kampung Nelayan ini menjadi berkah untuk rakyat Rokan Hilir. Bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun masa depan nelayan agar lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.


Program Kampung Nelayan sendiri dirancang sebagai kawasan terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti sentra pemasaran hasil laut, cold storage, infrastruktur akses, hingga sarana penunjang aktivitas nelayan. Nilai investasi per titik yang mencapai puluhan miliar rupiah diharapkan mampu menjadi pengungkit ekonomi kawasan pesisir.


Dengan selesainya tahap survei akhir ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir optimistis program tersebut dapat segera masuk ke tahap realisasi, sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat pesisir dan nelayan.


Rakyat Rokan Hilir juga berharap agar proyek strategis Kampung Nelayan ini dapat dibangun dan dikelola secara lancar, profesional, serta tepat sasaran tanpa adanya intervensi maupun tekanan dari pihak luar pemerintah daerah rokan hilir yang dapat menghambat tujuan utama program. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen penuh menjaga proses pembangunan tetap bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat nelayan.