![]() |
| Ket.Foto:"PP HIMMAH Saat Gelar Konferensi Press Nyatakan Dukungan Penuh Kepada Presiden Prabowo-Gibran (18/2)" |
Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Rabu (18/2/2026) di Jakarta, Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution didampingi jajaran pengurus menyampaikan posisi tegas organisasi. "Kami mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas oligarki dan komprador," tegas Razak dengan mantap.
Tak hanya itu, PP HIMMAH juga memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dalam menjalankan tugas pokok mereka: menegakkan hukum, menjaga keamanan masyarakat, serta mempertahankan kedaulatan bangsa.
Organisasi mahasiswa ini juga tidak tinggal diam, menghadapi ancaman terhadap bangsa. Menurut Razak, Tekad pemerintah dalam mengambil langkah-langkah strategis untuk mengedepankan kepentingan bangsa harus di dukung penuh.
PP HIMMAH juga menolak tegas segala bentuk penjajahan baik secara fisik, ekonomi, budaya, maupun politik sekaligus mendukung program pembangunan sumber daya manusia yang merata, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan.
Selain itu, PP HIMMAH siap berperan aktif sebagai penjaga keadilan dengan mengawal penggunaan kekayaan negara agar bermanfaat secara luas dan adil bagi seluruh rakyat. "Kita akan menjadi agen perubahan positif untuk membawa NKRI semakin maju dan mandiri," tambah Razak.
Berikut delapan point statement dukungan PP HIMMAH kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yaitu:
1. Kami Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk memberantas oligarki dan kapitalisme yang merongrong kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
2. Mendukung penuh Pemerintahan PRABOWO-GIBRAN dalam upaya melawan segala bentuk gangguan kekuatan asing yang tidak menginginkan kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Siap mengawal penggunaan kekayaan negara agar dapat dimanfaatkan secara benar, adil, dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat seluruh Indonesia tanpa terkecuali.
4. Mendukung penuh aparat penegak hukum, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dalam menjalankan tugas menegakkan hukum, menjaga keamanan masyarakat, serta mempertahankan kedaulatan bangsa dan NKRI.
5. Menolak tegas penjajahan dari bentuk apapun yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik secara fisik, ekonomi, budaya, maupun politik, serta akan aktif berperan dalam mempertahankan martabat dan keutuhan bangsa.
6. Mendukung penuh 4 program prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran yakni: kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hilirisasi, dan makan bergizi gratis (MBG)
7. Mendukung penuh program-program pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan yang merata, dan kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan.
8. Siap berperan aktif sebagai agen perubahan positif dan mengawal demokrasi yang bertanggung jawab, untuk memastikan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus berkembang menjadi negara yang bangga, mandiri, berdaulat, dan menjadi contoh bagi negara-negara di dunia.
Setelah menyampaikan isi statemennya, Razak juga berkomitmen akan terus mengkawal pemerintahan Prabowo-Gibran, dalam mewujudkan kesejahteraan Indonesia adil dan makmur. "Kita akan terus mendukung program bapak Prabowo dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur", tegas Razak mengakhiri.
