Tanjungbalai,Sumut-Pimpinan Daerah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Mery Simargolang,S.Pd,M.Pd, berikan penilaian kepada Humas Polres Kota Tanjung Balai Ipda M.Ruslan,S.I.P, dikantor PD Alwashliyah Kota Tanjung Balai, Jln Sudirman, km 2,5, kel.Gading, Kec. Datuk Bandar, Senin Pukul 10:30 Wib (30/3/2026).
Mery mengatakan, bahwa Alwashliyah sebagai ormas islam terbesar di Sumatera Utara yang bergerak dalam bidang Pendidikan,Kaderisasi, Dakwah, Amal Sosial, serta Amar Ma'ruf Nahi Munkar, telah banyak melahirkan para generasi bangsa, bahkan Ada yang Sudah berhasil menjadi TNI-POLRI. Ujarnya.
Sehingga hubungan Sinergitas antara Alwashliyah Dan Polri pada umum Sudah terbina lama dengan baik, khususnya hubungan sinergi dengan Polres Kota Tanjung Balai.
Hubungan Sinergitas yang telah Lama terbangun itu tidak terlepas Dari kepiawanan Sosok Humas Polres itu sendiri, hari ini Dari Kacamata kami Ormas Alwashliyah Sosok Humas Polres Ipda M. ruslan,Sosoknya sangat bersahabat dengan semua kalangan, sehingga beliau Dalam menjalankan tugas mampu amanah.
Keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian tugas, tetapi juga dari bagaimana seorang aparatur mampu menyentuh hati masyarakat.
"Hal ini terwujud dalam sosok Ipda Muhammad Ruslan, S.I.P, yang saat ini menjabat sebagai PS Kasi Humas Polres Tanjung Balai, Seorang perwira yang menggabungkan dedikasi panjang dengan kebijaksanaan dalam melayani".
Perjalanan karir beliau dimulai setelah menyelesaikan pendidikan di Seba PK Polri tahun 1996/1997, dengan masa penempatan selama lebih dari dua dekade di lingkungan Satbrimob Polda Sumatera Utara hingga tahun 2017, di mana akhirnya beliau bertugas di Kesatuan Kompi 3 B Sat Brimob Tanjung Balai. Masa ini menjadi pondasi kuat yang membentuk karakter kerja yang kokoh dan pemahaman mendalam tentang tugas kepolisian sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
Awal tahun 2017, beliau memasuki lingkungan Polres Tanjung Balai dengan menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Sei Tualang Raso di Kelurahan Sei Raja. Di sinilah nilai-nilai kebaikan beliau mulai terasa secara nyata di tengah warga. Dengan sikap yang ramah, sopan santun, dan senyum yang selalu menghangatkan, beliau tidak hanya dikenal sebagai aparatur kepolisian, tetapi juga sebagai sosok yang dekat dan dapat dipercaya. Beliau selalu berusaha mencari solusi terbaik bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat binaannya, dengan mengedepankan motto kerja yang penuh hikmah: "Lapor Akurat, Kerja Cepat, Tindak Tepat" yang pada intinya adalah tentang kesungguhan dalam menangkap informasi, kecepatan dalam mengambil tindakan, dan ketepatan dalam menyelesaikan masalah.
Tahun 2022 menjadi tonggak penting ketika beliau terpilih dan berhasil menyelesaikan pendidikan di Sekolah Perwira Lemdik Setukpa Sukabumi, mengikuti Program Alih Golongan Resimen Tadya Maharana Kivandra. Setelah berpangkat IPDA, beliau dipercaya menjabat sebagai KA SPKT Polres Tanjung Balai. Di posisi ini, beliau menunjukkan kebijaksanaan dengan melaksanakan inovasi pelayanan yang menyentuh hati yakni dengan datang langsung ke lokasi tinggal warga disabilitas dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan mereka sesuai dengan kondisi masing-masing. Ini adalah bukti bahwa pelayanan yang baik tidak hanya dilakukan di meja kantor, tetapi juga dengan mendekati dan memahami kondisi nyata masyarakat.
Kemajuan karir beliau terus berlanjut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kebijaksanaan yang telah ditunjukkan. Kapolres Tanjung Balai AKBP Yon Edi Winara kemudian mempromosikannya sebagai Kapol Subsektor Datuk Bandar Timur. Setelah menjabat selama 7 bulan, beliau naik jabatan menjadi PS Kanit Intel Polsek Tanjung Balai Selatan, dan tidak lama kemudian—setelah 7 bulan lagi—dipercaya menjabat sebagai PS Kasi Humas Polres Tanjung Balai hingga saat ini.
Sebagai pejabat yang mengelola hubungan masyarakat dan media, Ipda Ruslan menunjukkan kecepatan dan ketelitian dalam merespons setiap pertanyaan atau konfirmasi yang datang. Baik dari pihak media, korban, maupun warga masyarakat kota Tanjung Balai, beliau selalu memberikan jawaban yang jelas dan tuntas.
Pola kerja ini bukanlah sesuatu yang baru, melainkan hasil dari filosofi hidup yang beliau anut sejak lama: "lebih cepat lebih baik" dan menjaga batasan yang bijak antara pekerjaan dan keluarga. Bagi beliau, rumah adalah tempat untuk merenung, menghibur, dan memberikan waktu penuh bagi keluarga kecilnya karena hanya dengan kondisi keluarga yang bahagia, seorang aparatur dapat menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan dan kebijaksanaan.
