Tanjungbalai,Sumut-Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri launching penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 di Kantor Lurah Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Perum Bulog Kantor Divre Kisaran, Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, Kadis Perikanan, Pangan dan Pertanian Muslim, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, Lurah Sijambi M Iksan serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa bantuan pangan memiliki makna strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menjaga martabat masyarakat.

“Ini bukan sekadar penyerahan bantuan. Ada makna kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pangan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut martabat dan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, terpenuhinya kebutuhan pangan akan berdampak langsung pada kekuatan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kalau keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat, dan pada akhirnya Kota Tanjungbalai juga akan semakin kuat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat, meskipun di tengah keterbatasan dan tantangan yang ada. “Kita harus berjalan bersama, saling menopang dan saling menguatkan,” katanya.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas perannya dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di daerah.

Selain itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam membangun daerah, mulai dari pemerintah, masyarakat, lembaga keagamaan, komunitas, organisasi masyarakat dan pihak lainnya dalam wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS. 

“Kalau kita ingin Kota Tanjungbalai maju dan sejahtera tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus terlibat dan saling mendukung,” tegasnya.

Program bantuan pangan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di Kota Tanjungbalai, pungkas Wakil Wali Kota Muhammad Fadly