Pemerinta kabupaten rokan hilir Pimpin Apel Satgas Anti Narkoba di Halaman Gedung MTQ Rokan Hilir, Ajak Semua Elemen Bersatu Perangi Narkotika
ROKAN HILIR, 26 Mei 2026 – Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, ikut langsung apel kesiapan Satgas Anti Narkoba Kabupaten Rokan Hilir yang digelar di halaman Gedung MTQ, Jalan Perkantoran Batu Enam, Bagan Siapiapi, Selasa sore. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah ini.
Apel ini dihadiri secara lengkap oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Datuk Datin Penghulu, perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM), ketua organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat dari berbagai penjuru kecamatan. Kehadiran beragam unsur pemimpin ini menunjukkan kesatuan tekad untuk menjaga Rokan Hilir tetap bersih dari bahaya narkoba.
Dalam amanatnya, Jhony Charles menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan lagi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan tugas bersama seluruh warga. Ia mengapresiasi pemilihan lokasi di halaman Gedung MTQ, tempat yang sarat nilai agama dan budaya, sebagai simbol bahwa perjuangan ini juga merupakan upaya menjaga moral, akhlak, dan masa depan generasi penerus sesuai nilai-nilai luhur yang dianut masyarakat Rokan Hilir.
"Kita berkumpul di tempat yang mulia ini untuk satu tujuan: menyelamatkan daerah kita. Narkoba adalah musuh bersama yang bisa menghancurkan keluarga, pemuda, dan tatanan sosial kita. Perang melawan narkoba harus dilakukan secara masif, terpadu, dan tidak kenal lelah, mulai dari rumah tangga, kampung, hingga ke tingkat kabupaten," tegas Jhony Charles.
Ia secara khusus meminta peran aktif para Datuk Datin Penghulu, tokoh adat, dan LAM untuk menjadi garda terdepan di tingkat akar rumput. Menurutnya, lembaga adat memiliki pengaruh besar untuk menyisipkan pesan anti-narkoba dalam setiap pertemuan adat, kegiatan keagamaan, maupun acara kemasyarakatan, sehingga nilai-nilai penolakan terhadap narkoba tertanam kuat di hati masyarakat.
"Jadikanlah adat dan budaya kita sebagai benteng pertahanan terkuat. Awasi lingkungan sekitar, berikan edukasi, dan laporkan segala hal yang mencurigakan. Jangan beri ruang sedikit pun bagi narkoba untuk masuk dan berkembang di tanah Rokan Hilir yang kita cintai ini," tambahnya.
Apel ini sekaligus menjadi momentum penguatan struktur dan strategi kerja Satgas Anti Narkoba. Seluruh peserta berkomitmen meningkatkan sinergitas antarinstansi, memperketat pengawasan di titik rawan, serta memperluas jangkauan sosialisasi ke seluruh desa dan kelurahan. Di akhir acara, dibacakan deklarasi anti-narkoba sebagai janji bersama menjadikan Rokan Hilir wilayah aman, damai, dan bebas dari jeratan kejahatan narkotika.

