Ket. Foto:"Massa PP HIKMAH Saat Gelar Unjuk Rasa didepan Kantor Pusat PT. PLN

Jakarta-Ratusan massa yang tergabung dalam Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (PP HIMMAH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jalan Trunojoyo, Jakarta, hari ini Kamis (4/6/2026). 

Massa menuntut pertanggungjawaban Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasojo, terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda wilayah Sumatera selama dua hari berturut-turut.

Dalam orasinya, Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, menegaskan bahwa pemadaman total di Sumatera merupakan bukti kegagalan fatal manajemen PLN dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional. Atas dasar tersebut, PP HIMMAH mendesak Darmawan Prasojo untuk segera menanggalkan jabatannya.

"Kami meminta pertanggungjawaban nyata. Dirut PLN Darmawan Prasojo harus mundur dari jabatannya karena telah gagal total dalam mengelola kelistrikan di Sumatera," ujar Abdul Razak dari atas mobil komando.

Selain masalah pemadaman, Abdul Razak juga menyoroti dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di internal PLN. Ia mengingatkan kembali bahwa nama Darmawan Prasojo pernah disebut-sebut dalam persidangan kasus legendaris "Papa Minta Saham" beberapa tahun silam, yang dinilai mencederai integritas pemimpin pilar BUMN.

Senada dengan Ketua Umum, Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Sukri Soleh Sitorus, ikut menyuarakan dampak buruk yang diderita warga akibat insiden kelistrikan ini. Pemadaman selama dua hari tersebut telah melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Sumatera.

"Kerugian yang dialami masyarakat Sumatera akibat pemadaman listrik selama dua hari ini sangat masif. Masyarakat mengalami penderitaan mendalam, baik secara materi akibat rusaknya barang elektronik dan matinya usaha mikro, maupun kerugian immateriil berupa terganggunya fasilitas publik," tegas Sukri dalam orasinya.

Aksi unjuk rasa yang berjalan riuh namun tertib ini akhirnya ditemui oleh perwakilan manajemen PT PLN. Ardi, yang bertindak sebagai Divisi keamanan Kantor Pusat PT PLN, hadir langsung di hadapan massa untuk menerima pernyataan sikap dari demonstran.

Ardi menyatakan bahwa pihak manajemen menghargai aspirasi yang disampaikan oleh PP HIMMAH dan berkomitmen penuh untuk memproses tuntutan tersebut.

"Kami menerima aspirasi ini dan berjanji akan segera menindaklanjuti serta menyampaikan seluruh tuntutan dari rekan-rekan PP HIMMAH kepada jajaran pimpinan tinggi PT PLN," pungkas Ardi di lokasi unjuk rasa.

Aksi massa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah menyerahkan berkas tuntutan, namun mereka berjanji akan kembali mengawal kasus ini hingga tuntutan mereka dipenuhi.