Asahan,Sumut-Sebuah kampung di asahan yang tidak pernah merasakan listrik selama puluhan tahun lamanya mendapat perhatian dari anggota dprd fraksi nasdem dengan  turun  langsung dan meninjau lokasi bersama petugas pln untuk menjadi prioritas dalam program listrik masuk desa.

Nama kampung tersebut adalah Dusun delapan desa perjuangan kecamatan sei kepayang asahan yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari pusat kota kecamatan namun tidak pernah merasakan listrik dan diperparah dengan kondisi jalan yang tidak pernah tersentuh pembangunan.

Anggota dprd Samiun Marpaung dari partai nasdem bersama petugas PLN melakukan survei lapangan dan meninjau kondisi jalan guna memastikan geografi dan peletakan tiang listrik nantinya. 

Turut serta juga Miftah Ilham Mazid anggota Dprd asahan dari fraksi Nasdem , Budianto lubis sekjen nasdem asahan, Danramil sei kepayang Kapten Ramelin Damanik dan para babinsa.

Mudawi Nuthri Nasution selaku Suvervisor survei  jaringan PLN Tanjungbalai mengatakan bahwa kampung ini telah diusulkan dalam anggaran 2026 tahap 2 dan semoga di akhir tahun dapat terlaksana agar kampung ini mendapat pasokan listrik ,ucapnya saat memberi keterangan kepada wartawan di lokasi senin (15/6/2026).

Sementara itu Samiun Marpaung anggota dprd sumatera utara dari fraksi Nasdem menjelaskan bahwa dirinya sangat menyesalkan masih ada daerah di asahan  yang terisolir dan tanpa listrik dan tidak tersentuh oleh arus kemajuan pembangunan dimana trafo terakhir ke kampung tersebut hanya berjarak tiga kilometer. 

Dirinya bersama rekan- rekan akan mengkawal masalah ini agar usulan anggaran 2026 tahap 2 tidak melenceng dan dapat terealisasi.

Warga mengartikan 1 hijriah 2026 ini sebagai tahun harapan yakni kehidupan mereka Hijrah dari kegelapan menjadi terang dengan adanya penerangan listrik.