Medan,Sumut-Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke- 80 Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga negara yang setiap detiknya dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA), Mhd. Amril Harahap, berharap agar seluruh komponen kepolisian Indonesia tetap menjaga kekompakan dan integritasnya sebagai aparat penegak hukum yang dekat dengan masyarakat.

"Hal ini harus sesuai dengan komando dan prinsip yang dicanangkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.," ungkapnya.

Ia juga memaparkan data survei terpercaya yang menunjukkan bahwa 82,4% masyarakat merasa puas dengan kinerja Polri pada tahun ini. Menurutnya, angka tersebut menjadi bukti bahwa lembaga ini tetap dipercaya dan dibutuhkan oleh masyarakat, ujarnya Selasa (30/6/2026). 

Di sela-sela pernyataannya, Amril sempat mengambil sampel sederhana sambil berkelakar mengenai kedekatan masyarakat dengan figur polisi sejak dini.

"Bahkan sejak kita masih anak-anak, orang tua kita sudah mengenalkan kita dengan polisi. Walaupun kadang bentuknya taktik agar si anak takut dan tidak bandel," tambah Amril sambil tertawa.

Lebih lanjut, Amril menegaskan bahwa negara ini membutuhkan kehadiran polisi di setiap detiknya. Tidak ada aktivitas keseharian masyarakat yang terlepas dari peran kepolisian.

"Lingkungan aman karena pelaksanaan Kamtibmas oleh polisi. Masyarakat kehilangan barang, telepon polisi. Ada maling, lapor polisi. Ada acara, minta pengamanan ke polisi. Bahkan ketika kita tersesat di jalan, datang saja ke kantor polisi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap sendi kehidupan sehari-hari tidak luput dari kehadiran polisi. "Tidak dapat dibayangkan kalau polisi kita tidak ada atau kepolisian kita lemah, bisa hancur negara ini," sebut Amril.

Berangkat dari hal tersebut, Amril mengajak seluruh masyarakat untuk memuliakan, mendoakan, dan ikut mendukung kinerja Polri pada usia Bhayangkara yang ke-80 ini. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus mengawal agar tidak ada pihak-pihak yang ingin memecah belah Polri.

Amril menyadari bahwa tahun ini Polri banyak mendapatkan cobaan dan dinamika yang tidak biasa. Namun, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., institusi tersebut dinilai tetap berdiri kokoh.

"Kita wajib mengapresiasi kinerja Bapak Kapolri kita bersama. Terakhir, Dirgahayu ke-80 tahun Bhayangkara! Semoga Polri tetap kuat untuk melayani dan mengayomi masyarakat Indonesia," tutupnya mengakhiri.