Asahan,Sumut-Isu pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes) di asahan - sumatera Utara mendapat reaksi keras dan penolakan dari Pengurus daerah partai Nasdem kabupaten asahan. 

Yang menjadi sorotan dan catatan buruk adalah Kopdes mengalihfungsikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tengah menjadi sorotan partai politik ini dan perdebatan dikalangan warga salah satunya di kawasan Gedung Olahraga di Jalan Mahoni kisaran.

Budianto Lubis Sekretaris Partai Nasdem asahan menolak keras keberadaan kopdes tersebut yang memakan lahan Ruang Terbuka hijau hal ini  demi menjaga lingkungan , kesalnya kepada wartawan ini senin (22/6/2026).

ia meminta pemerintah bersikap arif dan bijaksana dalam menentukan lokasi pembangunan, tanpa mengorbankan ruang publik yang telah lama menjadi milik bersama.

Seperti diketahui pemilihan lokasi di Taman Mahoni - yang merupakan Ruang Terbuka Hijau adalah hasil garapan Dinas Lingkungan Hidup Asahan yang setiap harinya digunakan warga untuk bersantai dan berolahraga pada pagi dan sore hari. 

Partai Nasem juga mendapati masih banyaknya di dapati lokasi bangunan kopdes yang jauh dari titik jangkauan masyarakat yang tentu saja ini tidak sesuai dengan kehendak presiden prabowo , hal ini berdasarkan sidak mereka yang di dasarkan kebutuhan dan kemudahan masyarakat, ucapnya.

- Dugaan korupsi berjemaah

Selain itu pihak DPD Nasdem juga mendapat informasi pembangunan  gerai KDMP yang di bangun tidak sesuai dengan bastek yg tertuang seperti ketebalan kaca yg seharusnya  10 milimeter tapi kenyataan di lapangan hanya 6 hingga 8 milimeter dan ini jelas korupsi dari segi infrastruktur.

Menurut Budianto Lubis hal ini salah satu penyebabnya  dikarenakan anggaran yang sampai pada pihak rekanan diduga berkisar Rp 850-900 juta walau dalam kontrak yang  mereka tanda tangani sebesar Rp 1,1 milyar.

" Dugaan terjadi korupsi ratusan juta rupiah dan ini perlu diselidiki oleh aparat penegak hukum agar gagasan presiden Prabowo tidak dijadikan ajang korupsi berjemaah " sindirnya.

Dalam waktu dekat ini pihak DPRD Sumut dan Asahan  akan turun ke lokasi kopdes untuk mensurvei kejanggalan kopdes merah putih ini yang diduga tidak sesuai dengan juklak atau petunjuk pelaksanaan.