Tanjungbalai,Sumut-Guna mengantisipasi kelangkaan dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Tanjung Balai bersama jajaran gencar melakukan pengamanan serta pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian di wilayah Kota Tanjung Balai, Selasa malam (2/6/2026).
Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pengendara berjalan dengan tertib, sekaligus mengantisipasi adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kapolres Tanjung Balai AKBP Welman Feri, SIK, MIK, menyampaikan bahwa kehadiran polisi di SPBU bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya antrean panjang yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
"Kami memastikan proses pengisian BBM berjalan lancar. Berdasarkan pantauan personel di lapangan, situasi di seluruh SPBU yang dijaga terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya warga yang membeli BBM menggunakan jerigen tanpa izin," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah rincian situasi, personel, dan ketersediaan stok BBM di 4 titik SPBU Kota Tanjung Balai diantaranya SPBU 14.213.264 jl Alteri Kel sirantau kec Datuk bandar, SPBU 14.213.232 jl Sudirman km 7 Kel sijambi kec Datuk bandar, SPBU 14.213.276 jl Suprapto Kel muara Sentosa kec SEI TUALANG RASO, Spbu 14.213.217 jl Yos Sudarso Kel kapias pulau buaya kec teluk Nibung.
Secara keseluruhan, stok BBM di Kota Tanjung Balai dipastikan dalam aman dan mencukupi untuk melayani kebutuhan kendaraan masyarakat.
Secara keseluruhan situasi Kamtibmas di seluruh SPBU dan SPBN Kota Tanjung Balai dilaporkan aman, tertib, dan kondusif dan Tidak ada antrian yang berarti.
Petugas memastikan pelayanan pengisian BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar berjalan tertib tanpa kepanikan masyarakat (panic buying).

