Wakil Bupati Rohil Jhony Charles Hadiri Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Lancang Kuning 2026

 


Ujung Tanjung, 12 Juni 2026 – Kepolisian Resor Rokan Hilir menggelar konferensi pers guna memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026 yang berlangsung selama 22 hari



sekaligus melaporkan perkembangan penanganan kasus narkotika sepanjang bulan Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles dan jajaran Polres, serta dihadiri unsur lembaga adat dan tokoh masyarakat.

 




Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

 - Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, BBA, MBA

​- Wakapolres Rokan Hilir, Kompol Rikki Operiady, S.Sos, S.I.K, M.I.K

​- Kabag Ops Polres Rohil, Kompol Eduard Pardosi, S.H.

​- Kasat Narkoba Rohil, AKP M. Sodikin, S.H., M.Si

​- Wakil Ketua LAM Kabupaten Rohil, Datuk Murni

​- Tokoh Pemuda, Feri Osu

​- Tokoh 

 Sementara untuk kasus yang terungkap sepanjang bulan Mei 2026, tercatat 31 laporan polisi dengan 50 orang tersangka, yaitu 45 laki-laki dan 5 wanita dewasa. Barang bukti yang disita meliputi ganja 0,9 gram, sabu 165,21 gram, ekstasi 8.154 butir, serta ekstasi bentuk serbuk seberat 5,8 kilogram.

 


Dalam penyampaiannya,Wakapolres Rokan Hilir melaporkan capaian selama operasi berlangsung: tercatat 49 laporan polisi dengan 59 orang tersangka, terdiri dari 53 orang laki-laki dewasa dan 6 orang wanita dewasa. Barang bukti yang diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 248,45 gram dan ekstasi sebanyak 4,5 butir.


“Angka ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih sangat luas di wilayah kita. Secara geografis, Rokan Hilir memiliki akses laut yang terbuka, sehingga menjadi jalur yang rentan dimanfaatkan untuk memasukkan narkoba dari luar negeri. Oleh karena itu, kami sangat mengandalkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama memberantasnya,” jelas Kompol Rikki Operiady.

 

Wakil Bupati Jhony Charles menyampaikan apresiasi sekaligus perhatian serius. “Kami menghargai kerja keras kepolisian, namun angka ini juga menjadi peringatan bahwa tantangan masih besar. 


Ini bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tugas kita semua. Masyarakat jangan ragu melaporkan segala hal yang mencurigakan melalui layanan darurat 110,” tegasnya.

 

Wakil Ketua LAM, Datuk Murni, juga menyatakan dukungan penuh. “Kami merasa risau melihat perkembangan ini, mengingat dampaknya bagi masa depan generasi muda. Lembaga adat dan masyarakat siap mendukung sepenuhnya langkah pemberantasan yang dilakukan kepolisian,” ujarnya.

Konferensi pers berakhir sekira pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.

 

Editor: Heri Saputra