Tanjungbalai,Sumut-Wali Kota Tanjungbalai H. Mahyaruddin Salim menghadiri Kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungbalai bersama Kementerian Agama bertempat di Kantor Baznas Tanjungbalai, Jalan Gaharu, Kamis (25/6/2026). 

Program Lebaran anak Yatim dan Disabilitas merupakan kegiatan yang menjadi bentuk kolaborasi antara Baznas dan Kemenag Kota Tanjungbalai untuk menyantuni anak yatim serta penyandang disabilitas. Pada tahun ini, Baznas dan Kementerian agama Kota Tanjungbalai menyalurkan santuan kepada 70 siswa yatim dan 10 penyandang disabilitas.

Ketua Baznas Tanjungbalai, Indra BMT mengatakan kegiatan hari ini adalah kegiatan lebaran anak Yatim dan Disabilitas. Kegiatan ini adalah bentuk nyata dan dukungan Baznas kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kota Tanjungbalai.

Adapun santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp.100.000,- dan 1 karung beras ukuran 5 kg dan tadi juga secara langsung bapak Wali Kota memberikan tambahan uang tunai bagi para penerima manfaat sebesar Rp.50.000, sebut Indra. 

Harapan kami untuk kepada seluruh Masyarakat Muslim yang ada di Kota Tanjungbalai untuk dapat menyalurkan Zakat Infaq dan Sedekahnya melalui Baznas Kota Tanjungbalai sehingga kedepannya kita dapat menyalurkan lebih banyak lagi para penerima bantuan, jelasnya.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Baznas dan Kemenag Tanjungbalai. 

Saya berharap agar kolaborasi ini terus ditingkatkan bukan hanya dengan Kementerian Agama saja, tetapi juga dengan intansi lainnya baik itu TNI, Polri, Kejaksaan maupun Instansi Vertikal lainnya. Keterlibatan semua pihak dan elemen masyarakat tentunya dalam upaya bersama pengentasan kemiskinan di Kota Tanjungbalai sesuai harapan dan Visi Tanjungbalai Emas (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera), kata Wali Kota. 

Wali Kota juga berpesan kepada seluruh anak-anak yang hadir untuk tetap semangat dalam menjalani hidup. “Allah tidak memandang seseorang dari statusnya, tapi Allah akan memuliakan hambaNya yang bertaqwa. Untuk itulah, saya berharap adik-adik semua tidak berkecil hati, meskipun adik-adik telah ditinggalkan oleh orang tua ataupun adik-adik penyandang disabilitas, tetap percaya diri, hari ini anda diberi, tapi yakinkan besok atau beberapa tahun ke depan anda adalah pemberi bagi orang lain,” pungkas Wali Kota. 

Turut hadir Kakan Kemenag Tanjungbalai Ahmad Sofian, Forkopimda Tanjungbalai atau mewakili, Asisten Pemerintah dan Kesra Fitra Hadi, MUI, Dharma Wanita Kemenag serta undangan lainnya