Ket.Foto:"Giat zikir Aliansi Mahasiswa CIPAYUNG Plus (25/7)".
Tanjungbalai,Sumut-Aliansi organisasi mahasiswa yang tergabung dalam CIPAYUNG Plus Kota Tanjungbalai menggelar kegiatan Zikir dan Doa Bersama yang berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus kepedulian terhadap kemajuan Kota Tanjungbalai,kegiatan berlangsung Sabtu malam pukul 21:00 Wib didepan Mako Polres Tanjungbalai (25/7/2026). 

Dalam pelaksanaannya, panitia mengaku telah mengundang Wali Kota Tanjungbalai, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, serta jajaran Kepolisian Resor (Polres) selaku tuan rumah lokasi kegiatan. Namun, hingga kegiatan selesai, tidak ada satu pun unsur pimpinan maupun perwakilan dari Pemerintah Kota maupun Polres yang hadir.

Ketua PC HIMMAH Kota Tanjungbalai Usman menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya kehadiran maupun perwakilan dari pihak-pihak yang telah diundang.

"Kami sangat menyayangkan tidak adanya kehadiran maupun perwakilan dari Pemerintah Kota dan Polres. Bahkan, pihak kepolisian tidak ikut duduk bersama dalam kegiatan zikir dan doa ini. Kami juga melihat akses pagar tetap tertutup selama kegiatan berlangsung, sementara terdapat sejumlah personel yang menyaksikan kegiatan dari balik pagar," ujarnya.

Kegiatan zikir dan doa bersama tersebut diikuti oleh berbagai elemen organisasi, di antaranya PMII, KAMMI, BEM STAI Al Hikmah, IPNU, GEMAS, Pemuda Berbicara, serta organisasi yang tergabung dalam CIPAYUNG Plus Kota Tanjungbalai.

Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini murni bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, persatuan, serta memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah. 

Adapun tujuan utama kegiatan tersebut meliputi:

1. Mengembalikan marwah Kota Tanjungbalai yang dahulu dikenal sebagai "Kota Ulama".

2. Mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mewujudkan "Tanjungbalai EMAS".

3. Memberikan dukungan moril terhadap seluruh upaya dan kerja keras Kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di Kota Tanjungbalai.

Melalui kegiatan ini, CIPAYUNG Plus berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dapat semakin diperkuat. Panitia juga berharap kegiatan-kegiatan yang bertujuan membangun nilai keagamaan, persatuan, dan kepedulian sosial dapat memperoleh perhatian serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Kota Tanjungbalai.