Tanjungbalai,Sumut-Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin menghadiri pembukaan Indonesia City Expo (ICE) 2026 yang menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Ballroom Santika Dyandra Hotel Medan, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan berharap penyelenggaraan Rakernas APEKSI serta Indonesia City Expo yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 menghasilkan berbagai kerja sama yang bermanfaat bagi kemajuan kota-kota di Indonesia.
"Selamat datang di Kota Medan. Mudah-mudahan tempat ini bisa membawa kerja sama yang baik di antara kita semua. Semoga sepulang dari kegiatan APEKSI ini kita membawa hal-hal positif bagi perkembangan kota-kota di Indonesia," ujarnya.
Rico Waas mengatakan, Indonesia City Expo momentum penting bagi pemerintah kota untuk saling mengenal potensi dan keunggulan daerah masing-masing. Sekitar 60 stan dari berbagai kota di Indonesia hadir menampilkan produk unggulan yang menjadi identitas daerahnya.
Menurutnya, pameran tersebut bukan sekadar ajang memamerkan produk, melainkan wadah untuk membuka peluang usaha, investasi, bisnis, serta memperkuat kerja sama antarpemerintah kota maupun dengan sektor swasta.
"Kota Medan ingin memperkenalkan produk-produk unggulannya. Ini momentum bagi kita untuk saling mengenal yang diharapkan akan melahirkan kerja sama, mulai dari hal kecil hingga hal besar," katanya.
Selain Indonesia City Expo, rangkaian Rakernas APEKSI juga diisi berbagai forum strategis, seperti forum pangan, lingkungan hidup, komunikasi dan informatika, hingga business matching dan pembahasan peluang investasi antarkota.
Ia berharap Indonesia City Expo 2026 menjadi momentum lahirnya berbagai gagasan baru, komitmen kerja sama, serta kemitraan yang mampu memperkuat UMKM, menggerakkan ekonomi rakyat, dan mendorong pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang mewakili Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, secara resmi membuka Indonesia City Expo 2026.
Ika menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan yang dinilai sukses menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI XVIII. "Terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan Rico Waas beserta jajaran yang telah memberikan fasilitasi luar biasa sehingga APEKSI ke-18 dapat terselenggara dengan sangat meriah," ujarnya.
Ika mengatakan tema Rakernas APEKSI XVIII, "Kota Tangguh, Indonesia Berdaulat", mengingatkan bahwa kedaulatan Indonesia sangat ditentukan oleh ketangguhan kota-kota di seluruh Tanah Air.
Menurutnya, pemerintah kota saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fiskal hingga keterbatasan potensi daerah. Namun, melalui APEKSI, seluruh kota dapat saling berbagi pengalaman, melakukan benchmarking, bertukar praktik terbaik, dan mencari solusi kreatif untuk menghadapi persoalan yang sama.
Ia pun berharap Indonesia City Expo dan Rakernas APEKSI XVIII menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarkota sehingga lahir berbagai inovasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin berdaulat
Pembukaan ICE 2026 dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang mewakili Ketua Dewan Pengurus APEKSI didampingi para Wali Kota dengan pemukulan Gong dan Foto bersama
Usai mengikuti acara pembukaan ICE 2026, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin meninjau langsung Stand Pemerintah Kota Tanjungbalai. Ada berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari kain dan pakaian ecoprint, tanjak, songket melayu hingga aneka kuliner UMKM seperti keripik ikan teri crispy, tauco, produk tas dari batok kelapa dan tempat tisu dari bahan kerang, minuman mangga, kue cucur, keripik dan berbagai produk khas lainnya binaan Dekranasda Tanjungbalai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Kota Tanjungbalai
Mahyaruddin mengatakan, Indonesia City Expo momentum penting bagi pemerintah kota khususnya Kota Tanjungbalai untuk mengenalkan potensi dan keunggulan daerah yang menjadi identitas daerahnya.
Menurutnya, pameran ICE 2026 bukan sekadar ajang memamerkan produk, melainkan wadah untuk membuka peluang usaha, investasi, bisnis, serta memperkuat kerja sama antarpemerintah kota maupun dengan sektor swasta.
"Kota Tanjungbalai ingin memperkenalkan produk-produk unggulannya. Ini momentum bagi kita untuk saling mengenal yang diharapkan akan melahirkan kerja sama, mulai dari hal kecil hingga hal besar," katanya.

