Ket.Foto:"Kader terbaik Al-washliyah Saat Hadiri Pelantikan DPN IARMI Priode 2025-2023"
Jakarta-Tiga kader terbaik organisasi kemasyarakatan Islam Al Washliyah menghadiri prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) periode 2025–2030. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Kampus IPDN, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/9/2026).

Dua di antara kader tersebut resmi dilantik sebagai pengurus DPN IARMI, yakni H. Aminullah Siagian (Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah) dan Ismail P. Sinaga (Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumatera Utara). Sementara itu, H. Lom Lom Suwondo, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Deli Serdang sekaligus kader Al Washliyah, turut hadir memberikan dukungan moral secara langsung pada momen bersejarah tersebut.

Era Baru di Bawah Kepemimpinan Baru

Kegiatan berskala nasional ini menandai dimulainya masa kepemimpinan baru DPN IARMI di bawah nakhoda Ketua Umum Prof. Dr. Bahrul Akbar dan Sekretaris Jenderal Ahmad Riza Patria, yang saat ini dipercaya mengemban amanat sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamen Kemendes PDT).

Usai acara pelantikan, H. Lom Lom Suwondo menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas masuknya dua kader terbaik Al Washliyah ke dalam jajaran kepengurusan tingkat nasional tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat berjuang dan berkarya demi mewujudkan cita-cita besar IARMI.

“Saya memberikan apresiasi mendalam atas suksesnya agenda pelantikan ini. Kami sangat optimistis bahwa jajaran kepengurusan yang baru dilantik ini mampu membawa organisasi bergerak lebih solid, progresif, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Lom Lom di lokasi acara.

Senada dengan hal tersebut, H. Aminullah Siagian mengutarakan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh tahapan pelantikan. Ia berharap kepengurusan di bawah arahan Prof. Dr. Bahrul Akbar dan Riza Patria dapat melahirkan berbagai program strategis.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Semoga Allah SWT senantiasa mempermudah pelaksanaan program-program kerja ke depan di bawah kepemimpinan Ketua Umum dan Sekjen yang baru,” tuturnya.

Wadah Pemersatu dan Penguatan Bela Negara
Di sisi lain, Ismail P. Sinaga menegaskan posisi strategis IARMI sebagai wadah pemersatu bagi seluruh alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) yang tersebar di berbagai wilayah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Menurutnya, potensi besar alumni Menwa harus disinergikan secara berkesinambungan untuk mendukung semangat pertahanan negara.

Langkah ini sejalan dengan amanat Pasal 30 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengatur tentang hak dan kewajiban setiap warga negara dalam upaya pertahanan dan keamanan negara.

“Inilah wajah alumni Menwa yang selama ini tersebar di berbagai penjuru nusantara, kini menyatu menjadi satu komponen solid. Tujuannya tidak lain adalah membantu membela negara sesuai amanat Pasal 30 UUD 1945,” tegas Ismail.

Modal Kedisiplinan untuk Pengabdian Masyarakat

Lom Lom Suwondo juga menyoroti keunggulan mendasar alumni Menwa yang dibekali kedisiplinan serta pelatihan dasar kemiliteran selama masa kuliah. Pengetahuan, mentalitas, dan keterampilan tersebut merupakan modal sosial yang kuat untuk berkontribusi langsung di tengah dinamika masyarakat.

Sebagai komponen cadangan, alumni Menwa dinilai memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi tantangan maupun kondisi darurat di lingkungan sosial.
“Kita sebagai rakyat biasa, berdampingan dengan TNI, harus siap memposisikan diri di tengah masyarakat. Jika terjadi dinamika sosial atau ancaman, kita tidak boleh tinggal diam. Inilah kelebihan alumni resimen yang sudah terlatih untuk membela negara,” pungkas Lom Lom.
Melalui keterlibatan aktif kader-kader Al Washliyah dalam kepengurusan DPN IARMI periode 2025–2030 ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi alumni dalam mengawal stabilitas nasional serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam proses pembangunan bangsa.