Medan,Sumut-Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan semangat mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Ketua Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kota Medan, Sahmurad, menyampaikan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, kepedulian sosial, serta keberanian mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Menurutnya, HIMMAH memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter dan inovatif sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“HIMMAH harus bisa membangun generasi yang tangguh, berkarakter, dan inovatif menuju Indonesia Emas. Mahasiswa harus dipersiapkan bukan hanya menjadi lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjadi generasi yang mampu memberikan solusi bagi bangsa dan masyarakat,” ujar Sahmurad.

Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, kampus harus menjadi lingkungan yang sehat, aman, produktif, serta mampu melindungi mahasiswa dari berbagai pengaruh negatif.

“Narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Jangan sampai mahasiswa yang seharusnya menjadi calon pemimpin bangsa justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Karena itu, kita harus bersama-sama membangun kesadaran untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegasnya.

Sahmurad mengajak mahasiswa UNIVA Medan untuk tidak menjadi penonton terhadap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Mahasiswa, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan kampus maupun masyarakat agar tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Medan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menciptakan suasana kondusif dengan menghindari tawuran, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Menjaga Kamtibmas bukan hanya tugas aparat keamanan. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari kampus, kemudian memberikan dampak positif kepada masyarakat Kota Medan,” katanya.

Lebih lanjut, Sahmurad menegaskan bahwa keberadaan HIMMAH di lingkungan UNIVA Medan harus memberikan dampak nyata. Organisasi mahasiswa, menurutnya, tidak boleh hanya hadir sebagai simbol atau menjalankan kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menjadi ruang pengembangan intelektual, kepemimpinan, kreativitas dan kepedulian sosial.

“HIMMAH juga harus berdampak terhadap kampus UNIVA Medan. Kehadiran kita harus memberikan nilai tambah. Kita harus mampu melahirkan gagasan, kegiatan dan gerakan positif yang mendukung kemajuan kampus serta memberikan manfaat bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Ia berharap PKKMB UNIVA Medan Tahun 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang memiliki integritas, disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta keberanian untuk berkontribusi.

Sahmurad juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk belajar, berorganisasi, membangun jaringan, mengembangkan kreativitas dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan.

“Mari jadikan kampus sebagai ruang untuk bertumbuh. Jauhi narkoba, jaga persatuan, ikut menjaga Kamtibmas Kota Medan, dan teruslah berinovasi. Mahasiswa harus berani berpikir, berani berkarya dan berani memberikan solusi. Dari kampus inilah kita berharap lahir generasi yang tangguh, berkarakter dan inovatif menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.